Sunday, June 2, 2019

Media Jaringan

Media komunikasi dalam jaringan dibagi menjadi 2 jenis, yaitu media komunikasi kabel dan media komunikasi nirkabel/tanpa kabel.
Adapun macam-macam media komunikasi dalam jaringan, sebagai berikut:
A.      Media Transmisi Terpandu (Berkabel)
1.       Twisted-Pair Cable

Kabel ini terdiri dari kawat tembaga yang dipelintir menjadi pasangan. Kabel jenis ini hadir dalam 2 bentuk, yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted Pair (UTP) yang diproduksi dengan berbagai variasi untuk berbagai macam scenario.
2.       Coaxial Cable
Digunakan secara luas dalam kabel televise, gedung-gedung perkantoran, dll. Kecepatan transmisi data berkisar antara 200 juta hingga 500 juta bit per detik.
3.       Fiber-Optic Cable
Digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Kelebihan serat optic kapasitas transmisi yang besar, daya lebih sedikit dibutuhkan. Kekurangannya biaya mahal, perlu prosedur khusus, dan perbaikan yang kompleks.
B.      Media Transmisi Unguided (Nirkabel/Wireless)
1.       Gelombang Mikro
Microwave adalah gelombang radio yang berpotensi pada frekuensi tinggi dan banyak digunakan pada system jaringan MAN. Keuntungannya adalah perolehan antar menara dan bisa membawa data dalam jumlah besar, biaya murah karena setiap antenna menara tidak memerlukan lahan yang besar. Kelebihan gelombang mikro sangat rentan terhadap cuaca seperti hujan.
2.       Satelit
Fungsi utamanya adalah menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke arah lain. Satelit mengorbit di ketinggian 36.000 km. Manfaat satelit lebih murah daripada menggulung kabel antar benua.
3.       Inframerah
Biasa digunakan untuk komunikasi jarak dekat dengan kecepatan 4Mbps. Dalam penggunaannya untuk remote control. Kelebihannya mudah dipasang, fleksibel, dan kemananan lebih tinggi daripada gelombang radio. Kekurangannya jarak yang terbatas dan akan terganggu jika terkenan sinar matahari.

IP SUBNETTING KONSEP


Apa si subnetting itu?
Subnetting adalah proses membagi atau memecah sebuah network menjadi beberapa network yang lebih kecil atau yang sering di sebut subnet yang bertujuan untuk mempercepat jalur data.
Subnet mask adalah istilah yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID.
Representasi panjang prefiks dari sebuah subnet mask :
Cara yang digunakan untuk merepresentasikan sebuah subnet mask dengan menggunakan bit yang mendefinisikan network identifier sebagai sebuah network prefix dengan menggunakan notasi network prefix seperti tercantum dibawah ini.
A.      Contoh : Network identifier dari kelas B 138.96.0.0 memiliki subnet mask 255.255.0.0 dapat direpresentasikan sebagai 138.96.0.0/16
Biasanya dalam perhitungan subnetting semuanya pasti mengenai seputar Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Broadcast Address.IEFT.
Perhitungan subnetting :
Contoh:
Diketahui IP Addres = 192.168.31.2/27.Tentukan :
a.       Subnetmask
b.      Network Address
c.       Broadcast Address
d.      Rincian subnetnya
Jawaban :
a.       Sunbetmask
/27=11111111.11111111.11111111.11100000
255.255 .255.224
b.      Network Address
Untuk menghitung network address dapat di cari dengan menggabungkan IP Address dan subnetmask dengan menggunakan logika AND, seperti berikut :
IP Address          = 192.168.31.2
= 11000000.10101000.00011111.00000010
Netmask /27      = 11111111.11111111.11111111.11100000 AND
Net Address       = 11000000.10101000.00011111.00000000
= 192 . 168 . 31 . 0
c.       Broadcast Address
= 11000000.10101000.00011111.11111111
= 192 . 168 . 31 . 255
d.      Rincian subnet
jumlah blok subnet yg terbentuk = 2^3 = 8 buah blok
rentang / panjang blok tiap net = 32
1.192.168.31.0 – 192.168.31.31
2.192.168.31.32 – 192.168.31.63
3.192.168.31.64 – 192.168.31.95
4.192.168.31.96 – 192.168.31.127
5.192.168.31.128 – 192.168.31.159
6.192.168.31.160 – 192.168.31.191
7.192.168.31.192 – 192.168.31.223
8.192.168.31.224 – 192.168.31.255

B.      Contoh 2 : SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C
Lakukan subnetting pada sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/27 !
Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /27 berarti 11111111.11111111.11111111.11100000 (255.255.255.224).
1.       Jumlah Subnet = 2^x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 2^3 = 8 subnet.
2.       Jumlah Host per Subnet = 2^y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. 2^5 – 2 = 30 Host.
3.       Blok Subnet = 256 – nilai oktet terakhir subnet mask = 256 – 224 = 32 (kelipatan 32 hingga total 8 subnet/tidak melebihi 255). Subnet berikutnya adalah 32+32= 64 , lalu 64+32= 96 dst . Subnet lengkapnya 0, 32, 64, 96, 128, 160, 192, 224.
4.       host dan broadcast yang valid?

C.      Contoh 3 : SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B
Kita coba subnetting pada IP Address class B. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah CIDR /17 sampai /30 . Untuk CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.

Dari pada bingung, kita pakai contoh aja:
Kita coba hitung dengan subnetmask /17 sampai /24 dulu. Contoh NETWORK ADDRESS 172.16.0.0/17
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
1.       Jumlah Subnet = 2^x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet.
2.       Jumlah Host per Subnet = 2^y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 2^14 – 2 = 16.382 host
3.       Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
4.       Alamat host dan broadcast yang valid?
Kesimpulan :
Komputer yang dapat saling terhubung dengan komputer lain adalah komputer yang berada pada satu subnet mask. Apabila tedapat dua komputer yang berada pada subnet mask yang berbeda maka komputer tersebut tidak dapat terhubung. Semakin banyak subnetnya maka akan semakin sedikit jumlah hostnya. Proses subnet mask tersebut disebut subnetting.

Komputer dapat terhubung apabila :
– Net ID sama
– Host ID berbeda
– Broadcast sama
– Netmask sama


Universitas Kuningan

DNS (Domain Name System)


A.      Apa Itu DNS ?
Domain Name System atau yang biasa disingkat dengan DNS adalah sebuah sistem yang memiliki fungsi untuk menterjemahkan alamat IP ke nama domain atau sebaliknya, dari nama domain ke alamat IP. DNS berguna untuk melakukan komunikasi data di jaringan internet yang sangat luas.
B.      Fungsi DNS ?
DNS tentunya memiliki fungsi tersendiri dalam jaringan internet. Di antaranya:
a.       Melakukan identifikasi alamat komputer dalam suatu jaringan : setiap komputer yang terhubung dengan internet pasti memiliki alamat IP tersendiri. Dengan adanya DNS, maka jaringan internet kemudian dapat memetakan komputer tersebut sebagai bagian kecil yang terhubung dalam jaringan.
b.      Melakukan pendataan server email : DNS akan memonitoring data-data dari setiap kali server mail bekerja baik untuk menerima atau meneruskan sebuah email.
c.       Mentranskripsikan nama domain menjadi IP address : tiap website di internet memiliki domain tersendiri, seperti .com, .org, .id, dan sebagainya. DNS dapat menerjemahkan domain menjadi IP Address dan sebaliknya.
C.      Cara Kerja DNS Seperti Apa?
Ketahui dulu ini:
1.       DNS Resolver: DNS resolver melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Jika ada, maka data itu kemudian disimpan dalam data cache lalu hasilnya diberikan dan selesai.
2.       Recursive DNS Server: adalah pihak yang melakukan pencarian melalui DNS berdasarkan permintaan resolver, kemudian memberikan jawaban pada resolver tersebut.
3.       Recursive DNS server: adalah pihak yang melakukan pencarian melalui DNS berdasarkan permintaan resolver, kemudian memberikan jawaban pada resolver tersebut.
Baik, kalo udah tahu.. berikut cara kerjanya:
-          DNS Resolver melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat host yang dicari sudah ditemukan dan diberikan, maka proses selesai.
-          DNS Resolver melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh esolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Jika ada, maka data itu kemudian disimpan dalam data cache lalu hasilnya diberikan dan selesai.
-          DNS resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.
-          DNS resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.
-          DNS resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.
-          Apabila masih tidak ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lain yang masih terkait dengan server yang dimaksud. Jika sudah ditemukan kemudian disimpan dalam cache lalu hasilnya diberikan ke client (melalui web browser).


Universitas Kuningan

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)


A.      Apa itu DHCP?
Dynamic Host Configuration Protocol atau DHCP, adalah suatu protokol client atau server yang memiliki fungsi untuk membuat dan menyewakan alamat IP secara otomatis kepada komputer client atau host client baik itu secara massal atau per unit. Selain pembuatan alamat IP, DHCP ini juga mampu memberikan default gateway, DNS, hostname, dan domain name secara otomatis. Ada 2 arsitektur dalam menjalankan cara kerja DHCP ini, yaitu:
1.       DHCP Server, adalah suatu perangkat engine yang dapat menyediakan alamat IP, DNS, default gateway dan berbagai informasi TCP/IP lainnya untuk komputer client yang memintanya. Sistem operasi komputer yang menyediakan layanan DHCP server ini seperti Windows NT server, windows 2003 server, GNU atau linux.
2.       DHCP Client, adalah suatu perangkat client yang mengoperasikan perangkat lunak DHCP client sehingga dapat tersinkronisasi dengan DHCP server untuk menerima alamat IP,DNS, dan default gateway secara otomatis. Komputer client biasanya terhubung dengan DHCP server seperti diantaranya windows NT workstation, windows 2000 professional, windows XP, windows vista, windows 7, windows 8, windows 10 dan linux.
B.      Fungsi DHCP buat apa sih?
a.       DHCP digunakan oleh network administrator untuk mengelola jaringan komputer dan pengalamatan IP address secara otomatis.
b.      DHCP digunakan untuk memberikan layanan penyawaan IP address secara otomatis kepada komputer client yang tersambung dengan server.
c.       DHCP mempercepat kinerja komputer client dalam proses pengiriman atau pengolahan data.
d.      DHCP mempercepat kinerja komputer client dalam proses pengiriman atau pengolahan data.
e.      DHCP mampu melayani penyewaan network dalam jumlah massal.
C.      Cara Kerja DHCP itu bagaimana?
Sistem kerja DHCP server dalam menyewakan alamat IP kepada DHCP client ini memiliki beberapa tahap. Berikut ulasan cara kerja DHCP yang ada pada umumnya :
1.       IP Least Request: DHCP mampu melayani penyewaan network dalam jumlah massal.
2.       IP Least Offer: DHCP mampu melayani penyewaan network dalam jumlah massal.
3.       IP Lease Selection: DHCP mampu melayani penyewaan network dalam jumlah massal.
4.       IP Lease Acknowledge: DHCP mampu melayani penyewaan network dalam jumlah massal.


Universitas Kuningan

Thursday, May 30, 2019

PERALATAN JARINGAN KOMPUTER


Perangkat jaringan komputer adalah alat-alat yang digunakan untuk mendukung terbangunnya sebuah jaringan komputer.


Berikut macam-macam perangkat jaringan komputer:
1.       Router

Perangkat ini memiliki fungsi untuk menghubungkan 2 jaringan atau lebih sehingga data dapat dikirim dari satu jaringan ke jaringan yang lain walaupun berbeda jaringan.

2.       Wireless Card
Berfungsi untuk menghubungkan antar komputer secara tanpa menggunakan media kabel. Untuk saat ini hampir setiap laptop/hp sudah memiliki perangkat wireless didalamnya.

3.       LAN Card
Berfungsi untuk menghubungkan antar komputer dengan menggunakan media kabel. Perangkat ini bertugas mengubah aliran data yang berbentuk parallel menjadi bentuk serial, sehingga dapat ditransmisikan melalui media jaringan seperti kabel UTP.

4.       Modem
Modulator demodulator (modem) merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog atau sebaliknya. Perangkat ini bertugas merubah sinyal analog menjadi sinyal digital agar dapat diproses lebih lanjut oleh komputer.

5.       Bridge
Merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi memperluas suatu jaringan sekaligus membuat sebuah segmen jaringan. Cara kerja bridge yaitu mengenali alamat MAC yang mentransmisi sebuah data ke jaringan, kemudian bridge akan membuat table internal secara otomatis.

6.       Hub

Bertugas mengubah sinyal transmisi jaringan agar kedua komputer atau lebih dapat saling terhubung.  Data yang melewati hub akan dibroadcast ke semua port sampai paket data dimaksud sammpai ke tujuan.

7.       Switch
Hampir sama dengan hub, namun perangkat ini lebih baik satu level diatas hub. Karena switch ini memiliki beberapa kelebihan seperti kecepatan transfer data maupun luas jaringan yang jauh lebih bagus daripada hub.

8.       Kabel Jaringan
Merupakan media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan antar komputer sehingga bisa saling bertukar data. Beberapa jenis kabel yang biasa digunakan diantaranya kabel UTP, STP, Coaxial maupun Fiber Optik. Jenis kabel yang digunakan tergantung pada jenis topologi jaringan yang digunakan.

9.       Repeater
Memiliki fungsi memperluas jangkauan sinyal wifi dari server agar perangkat lain bisa terhubung. Perangkat ini bertugas menerima sinyal dari server untuk kemudian memancarkannya kembali dengan jangkauan yang lebih kuat dan luas.

10.   Access Point
Terdiri dari antenna dan transceiver yang digunakan untuk transmisi dan menerima sinyal dari client atau sebaliknya. Perangkat ini bisa menghubungkan 2 jenis jaringan antara wireless maupun wired.

Universitas Kuningan

TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER


Topologi jaringan adalah suatu cara atau konsep yang digunakan untuk menghubungkan 2 komputer atau lebih. Pemilihan topologi jaringan ini didasarkan pada skala, biaya, tujuan, dan pengguna.
Berikut macam-macam topologi jaringan komputer:
1.       Topologi Bus
Topologi ini termasuk yang paling banyak digunakan untuk masyarakat sekitaran kita, seperti warnet, dll. Ciri topologi ini menggunakan T-Connector dengan terminator pada ujung kabel network.
·         Keunggulan:
o   Hemat kabel
o   Layout kabel sederhana
o   Mudah dikembangkan
·         Kekurangan:
o   Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
o   Kepadatan lalu lintas
o   Jika salah satu client error, maka yang lain akan ikut terganggu
2.       Topologi Ring
Topologi ring yaitu cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk lingkaran. Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan melewati seluruh node/client yang ada dalam jaringan tersebut.
·         Keunggulan:
o   Hemat kabel
·         Kekurangan:
o   Peka kesalahan
o   Pengembangan jaringan kurang fleksibel
3.       Topologi Star
Topologi ini ini menggunakan control terpusat, semua client harus melewati pusat/server yang menyalurkan data tersebut.
·         Keunggulan:
o   Paling fleksibel
o   Instalasi yang mudah dan tidak mengganggu koneksi yang lain
o   Control terpusat
o   Mudah deteksi dan isolasi error
o   Mudah dikelola
·         Kekurangan:
o   Boros kabel
o   Perlu penanganan khusus
o   Control terpusat (HUB) jadi elemen kritis
4.       Topologi Mesh
Adalah topologi gabungan dari topologi ring dan star. Bentuk hubungan antar perangkat yang ada di jaringan ini saling terhubung secara langsung (dedicated links).
·         Keungulan
o   Fault tolerance
o   Mudah dilakukan troubleshoot
·         Kekurangan
o   Sulit dalam instalasi
o   Biaya yang besar
5.       Topologi Tree
Merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungkan dengan topologi bus. Perangkat yang berada pada tingkat lebih tinggi akan dapat mengontrol yang ada dibawahnya.
·         Keunggulan
o   Mudah dimodifikasi
o   Mudah saat troubleshoot
·         Kekurangan
o   Banyak kabel yang diperlukan
o   Sering tabrakan
o   Jika yang tingkat tinggi error maka yang dibawah pun ikut error

Wednesday, March 20, 2019

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DI DAERAH KUNINGAN - DALAM BIDANG PENDIDIKAN




Studi Kasus : Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Kuningan

Alamat : Desa Maleber, Kec. Maleber, Kab. Kuningan

Perkembangan teknologi di daerah kuningan sudah cukup pesat, ada banyak sekali teknologi-teknologi masa kini yang sudah menyebar ke kuningan jabar, bahkan sampai ke pelosok daerah kuningan itu sendiri. Siapa yang menyangka? Bahwa sekolah MI pun sudah mengikuti kemajuan teknologi yang ada, sebagai contoh saya akan memaparkan keadaan teknologi disekolah MI tempat saya belajar (yaa.. belajar kerja gituuu, hehe) . jadi gini , curhat dulu dikit boleh yaaaa wkk.

Okey , awal cerita .. akutu berdoa pada YME Allah SWT, penngeen banget dapet beasiswa atau kerja, pokoknya meminta agar memberi saya kesempatan untuk meringankan beban orang tua, setidaknya untuk biaya kuliah gitulaah. Alhamdulillah YME pun mengabulkan doa mimin nih dengan memberi suatu pekerjaan (*teteteteettt singkat)

Skip cerita,, mimin masuk kerja di hari perdana masih terlintas paling banter excel laaah. Eh ternyata dikemudian hari dikasih deh tuh data-data lembaga sekolah buat diolah sama operator, berikut sub-sub data yang menggunakan komputerisasi :

-          Absen guru sudah pakai finger print

Bener nih? Bener guys.. jadi absen ini dilakukan ketika si guru datang pagi dan pas mau pulang siangan you know laa pulang jamberapa. MI

-          Absen online (SIMPATIKA)

Nah, klo ini disetorkan perbulan walaupun di absennya tiap hari

-          Data siswa sudah dilakukan secara online untuk pendataan tingkat pusat (EMIS)

Ini nih.. yang jadi bahan perbincangan para operator, kenapa? Yaagitudeh, pendataannya detail banget jadi bikin ribet gimanaa gitu (:

-          Penyaluran bos dipendataan sudah online (SIBOSPINTAR)

Hemm.. biasa aja sih inimah standard

-          UNBK (BIOUN)

Ini jugaaaa *flat

-          Tersedia wifi madrasah

Yang bikin betah tuh ya yang giniaan walaupun internetnya tidak cukup cepat, tpi klo buat browsing sedeng-sedeng lancer. Alhamdulillah syukurin *eh bersyukur

-          Perbendaharaan sudah dengan sistem komputerisasi (E-RKAM)

Klo system ini baru-baru sii, tapi klo coba diprediksi keribetannya ada di level middle-high

-          Ada operator khusus komputerisasi

AKUUUUUUU gkgk.. whehe (;



Nah, itu mungkin hanya sebagian contoh perkembangan teknologi di kuningan jabar yang ada. Mungkin segini aja dulu ya gan, nnti klo ada lanjutan dilanjut,, kloo ga ada yaudah silent wkwkwk

Wassalam..